makalah ini di publikasikan untuk memberi pengetahuan bagi pembaca terutama pada pembelajaran di bangku kuliah
Senin, 19 Agustus 2019
CIRI-CIRI MAKHLUK HIDUP DAN CARA PERKEMBANGBIAKANNYA
CIRI-CIRI MAKHLUK HIDUP DAN CARA
PERKEMBANGBIAKANNYA
Disampaikan Untuk Memenuhi Tugas
Mata Kuliah Pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam
Disusun Oleh:
Kelompok 3
Antong Ryski Hidayat
Aulia
Sri Fatmawati
JURUSAN TARBIYAH
PROGRAM STUDI PENDIDIKAN GURU MADRASAH IBTIDAIYAH
SEKOLAH TINGGI AGAMA ISLAM AULIAURRASYIDIN
T.A. 2017/2018
KATA PENGANTAR
Puji syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Kuasa atas segala limpahan
rahmat, dan hidayah-Nya kelompok kami dapat menyelesaikan tugas mata kuliah
Pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam tentang “Pembelajaran Ciri-ciri
Makhluk Hidup dan Cara Perkembangbiakannya” dengan baik dan lancar.
Kami mengucapkan terima kasih kepada dosen pengampu mata kuliah
Pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam, Ibu Wita Antasari, S. Pd., M. Pd. yang
telah membimbing kami dalam pembuatan makalah ini, serta semua pihak yang
telah membantu sehingga makalah ini dapat diselesaikan tepat pada waktunya.
Semoga makalah ini dapat dipergunakan sebagai salah satu acuan,
petunjuk maupun pedoman bagi mahasiswa/i dalam proses belajar mengajar.
Tembilahan, Oktober 2017
Penulis
DAFTAR ISI
Kata Pengantar .................................................................................................. i
Daftar Isi ........................................................................................................... ii
BAB I PENDAHULUAN
A. Latar Belakang ..................................................................................... 1
B. Rumusan Masalah................................................................................. 1
C. Tujuan .................................................................................................. 1
BAB II PEMBAHASAN
A. Konsep-konsep esensial, ciri-ciri dan cara perkembangan makhluk hidup
............................................................................................................. 2
B. Fakta, Konsep, Prinsip .......................................................................... 6
C. Peta Konsep Ciri-ciri dan Cara Perkembangan Makhluk Hidup ............ 7
D. Kesalahan Konsep Ciri-ciri dan Cara Perkembanganbiakan Makhluk
Hidup ................................................................................................... 8
E. Best Practice Pembelajaran Materi Ciri-ciri dan Cara Perkembangbiakan
Makhluk Hidup : Strategi Pembelajaran dan Contoh RPP ..................... 8
F. Contoh Media dan Alternatif Media ...................................................... 12
BAB III PENUTUP
A. Kesimpulan .......................................................................................... 17
B. Saran .................................................................................................... 17
DAFTAR PUSTAKA ....................................................................................... 19
BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Makhluk hidup adalah suatu organisme yang mempunyai ciri-ciri
bernapas, bergerak, selain bergerak dan bernapas, makhluk hidup juga
membutuhkan makanan. Bagi makhluk hidup makanan itu berfungsi sekali
karena dapat menghasilkan energi dan energi itu penting bagi makhluk hidp
untuk membantu mereka beraktifitas.
Selain itu, ciri-ciri yang lain adalah bergerak, mengalami
pertumbuhan, berkembangbiak, bernapas, melakukan metabolisme, dan
menerima dan menanggapi rangsangan. Manusia dan hewna menanggapi
rangsang dengan cara menggunakan alat indera. Sedangkan tumbuhan
memiliki kepekaan terhadap rangsangan tertentu, seperti peka terhadap
rangsangan cahaya, air, dan sentuhan.
B. Rumusan Masalah
Berdasarkan latar belakang yang disampaikan pada paparan di atas,
ada beberapa permasalahan yang bisa penulis angkat yaitu sebagai berikut :
1. Bagaimana ciri-ciri makhluk hidup?
2. Bagaimana perkembangbiakan makhluk hidup?
C. Tujuan
Sesuai dengan latar belakang dan rumusan masalah yang
disampaikan diatas, ada beberapa tujuan yang ingin dicapai yaitu :
1. Untuk mengetahui ciri-ciri makhluk hidup.
2. Untuk mengetahui perkembangbiakan makhluk hidup.
BAB II
KAJIAN TEORI
A. Konsep-konsep Esensial, Ciri-ciri, dan Cara Perkembangan
Makhluk Hidup
Makhluk hidup terdiri dari manusia, hewan, dan tumbuhan. Ciri-ciri
makhluk hidup yaitu:
1. Memerlukan makanan
Makanan berfungsi untuk menghasilkan energi atau tenaga,
pertumbuhan dan mengganti sel-sel yang rusak. Berdasarkan cara
mendapatkan makanan ada hewan yang tergolong herbivora, karnivora, dan
omnivora.
2. Bergerak
Ada dua macam gerak yaitu gerak aktif dan gerak pasif. Gerak
aktif adalah gerak berpindah tempat misalnya dengan kaki, sayap atau sirip.
Gerak pasif ditunjukkan oleh tumbuhan yaitu gerak tidak berpindah tempat
tetapi menggerakkan sebagian tubuhnya, contoh: gerak batan menghadap
cahaya.
3. Mengalami pertumbuhan
Setiap makhluk hidup mengalami pertumbuhan. Tumbuh
(pertumbuhan) adalah bertambahnya volume atau ukuran makhluk hidup
yang irreversibel artinya tidak kembali kebentuk dan ukuran semula.
Pertumbuhan bersifat kuantitatif atau dapat diukur dengan alat ukur.
1
4. Berkembangbiak
Makhluk hidup berkembang biak artinya makhluk hidup
menghasilkan keturunan (anak) yang sama dengan induknya. Tujuan
makhluk hidup berkembang biak adalah melestarikan jenisnya. Dengan
berkembang biak, setiap jenis makhluk hidup tetap lestari (tidak akan
punah).
5. Bernapas
Makhluk hidup bernapas artinya makhluk hidup menghirup dan
mengembuskan udara. Udara adalah benda gas yang mengandung berbagai
jenis gas, misalnya oksigen (zat asam). Saat terhirup kedalam tubuh, hanya
oksigen yang digunakan, gas-gas lain dikeluarkan dari tubuh.
2
6. Melakukan metabolism
Metabolisme adalah proses oksidasi serta pertukaran zat didalam
tubuh makhluk hidp. Selain menghasilkan energi makhluk hidup juga
menghasilkan zat sisa yang harus dikeluarkan dari dalam tubuh.
7. Menerima dan menanggapi rangsangan
Makhluk hidup memiliki kemampuan untuk bereaksi (peka)
terhadap perubahan lingkungan sekitanya manusia dan hewan mempunyai
alat indra yang terdiri dari mata (peka terhadap cahaya), telinga (peka
sentuhan). Tumbuhan tidak mempunyai alat indra seperti pada manusia dan
hewan. Tetapi, tumbuhan juga mempunyai kemampuan iritabilitas,
misalnya daun putri malu akan menutup apabila terkena sentuhan.
3
1
Sugeng dan Lina Agustina, IPA Terpadu, (Klaten: Sekawan Klaten, tanpa tahun), hlm.
28-29.
2
Haryanto, Sains untuk Sekolah Dasar Kelas III, (Jakarta: Erlangga, 2006), hlm. 5-7.
3
Ikhwan, dkk, IPA Terpadu, (Solo: Sindhunata, tanpa tahun), hlm. 17.
Tumbuhan
1. Organ tumbuhan terdiri dari akar, batang, daun, bunga, buah, dan biji.
2. Tumbuhan biji dibagi menjadi dua yaitu dikotil dan monokotil.
3. Struktur sel tumbuhan terdiri dari dinding sel, protoplasma, membran
plasma, vokuola, plastida, mitokondria, ribosom, badan golgi, reticulum
endoplasma dan nukleus.
4. Fotosintesis merupakan suatu proses penyusunan senyawa organik komplek
dari senyawa sederhana dengan bantuan energi cahaya. Pada fotosintesis
terjadi perubahan energi cahaya menjadi energi kimia yang tersimpan
dalam sel berupa gula. Kemampuan tumbuhan melakukan fotosintesis
inilah yang membedakan tumbuhan dengan hewan dan manusia.
4
4
Purwoko, dkk, IPA Terpadu SMP Kelas VIII, (Jakarta: Yudhistira, 2009), hlm. 83.
5. Pertumbuhan merupakan peningkatan ukuran, volume, atau jumlah sel yang
bersifat irreversibel (tidak dapat kembali) dimana proses ini selalu diiringi
oleh metabolisme yang melibatkan energi.
6. Reproduksi pada tumbuhan yaitu reproduksi vegetatif (aseksual) dan
reproduksi generatif (seksual).
7. Reproduksi vegetatif pada tumbuhan merupakan proses pembentukan
individu baru tanpa melalui peleburan sel kelamin jantan dan betina.
8. Reproduksi vegetatif pada tumbuhan ada dua macam yaitu vegetatif alami
(spora, tunas, tunas adventif, umbi batang, umbi akar, umbi lapis, geragih
atau stolon, dan rhizome atau akar tinggal) dan vegetatif buatan (stek,
merunduk, cangkok, okulasi, dan mengenten).
9. Reproduksi generatif merupakan proses pembentukan individu baru melalui
proses peleburan sel-sel yang sesuai seperti sel kelamin jantan dan sel
kelamin betina.
10. Reproduksi generatif pada tumbuhan melalui dua tahap yaitu penyerbukan
atau persarian dan pembuahan.
Hewan
1. Berdasarkan jenis makannya hewan digolongkan menjadi herbivora,
karnivora, dan omnivora. Herbivora adalah hewan pemakan tumbuhan,
contohnya kuda, kambing, sapi, kerbau, dan kelinci. Karnivora adalah
hewan pemakan daging, hewan pemakan daging memiliki gigi yang tajam.
Digunakan untuk mencabik-cabik daging. Daging dari hewan yang
dimangsanya. Contoh karnivora adalah kucing, anjing, dan singa.
Omnivora adalah hewan pemakan tumbuhan dan daging. Contoh omnivora
adalah musang, tikus, dan babi hutan.
5
5
Ahmad Zulfikar Zein dan Asep Rahman, Mengenal Alam IPA untuk SD/MI kelas III,
(Jakarta: Pusat Perbukuan Departemen Pendidikan Nasional, 2009), hlm. 10-12.
2. Hewan berdasarkan bentuk dan susunan tulang dibagi menjadi dua
golongan, yaitu hewan vertebrata (bertulang belakang) dan hewan
avertebrata (tidak bertulang belakang).
3. Hewan yang termasuk golongan avertebrata adalah porifera, coelenterata,
moluska, cacing, arthoropoda, dan echinodermata.
4. Hewan yang termasuk golongan vertebrata adalah pisces, amphibi, reptil,
burung (aves), dan mamalia.
5. Perkembangbiakan hewan ada dua cara yaitu secara seksual dan aseksual
6. Berdasarkan cara perkembangbiakannya hewan dikelompokkan menjadi
hewan bertelur, hewan beranak aau melahirkan, dan hewan bertelur
melahirkan.
B. Fakta, Konsep, Prinsip
Makhluk hidup memiliki ciri-ciri memerlukan makanan, bergerak,
mengalami pertumbuhan, berkembang biak, bernapas, melakukan
metabolisme, menerima dan menanggapi rangsang. Fakta dalam kehidupan
sehari-hari dapat dicontohkan hewan-hewan yang mudah dijumpai siswa
seperti ayam, itik, kambing dan sebagainya. Hewan-hewan tersebut
menunjukkan sifat memerlukan makanan, bergerak, mengalami pertumbuhan,
bisa beranak pinak, bernapas, melakukan metabolisme dan menangapi
rangsang. Berbagai tumbuhan juga merupakan contoh makhluk hidup namun
beberapa sifat misalnya memerlukan makanan, bergerak, dan bernapas sulit
diamati siswa secara langsung.
Pertumbuhan merupakan perubahan ukuran, volume, dan jumlah sel
makhluk hidup. Fakta yang dapat diamati siswa diantaranya beberapa hewan
atau tumbuhan yang ada di sekitar mereka mula-mula bentuknya kecil,
namun lama-kelamaan ukuran dan volumnya menjadi besar. Karena proses
pertumbuhan berlangsung dalam jangka waktu yang lama, penggunaan
berbagai media mulai dari gambar atau gambar hidup dapat membantu
pemahaman siswa.
Perkembangbiakan merupakan suatu proses makhluk hidup
menghasilkan individu baru. Fakta dalam kehidupan sehari-hari rumput yang
mula-mula hanya satu pohon lama kelamaan akan beranak pinak menjadi
serumpun rerumputan. Demikian pula dengan hewan mampu beranak pinak
menjadi banyak. Perkembangbiakan generatif terjadi jika ada pertemuan sel
jantan dan sel betina. Fakta keseharian, maskipun ayam bertelur, namun jika
tidak dibuahi oleh ayam jantan maka telur tidak bisa menetas menjadi ayam
muda. Sedangkan perkembangan vegetatif seperti yang terjadi pada rumput
terjadi didahului oleh pertemuan sel jantan dan sel betina.
C. Peta Konsep Ciri-ciri dan Cara Perkembangbiakan Makhuk Hidup
Berbagai konsep ciri-ciri dan perkembangbiakan makhluk hidup
akan lebih mudah diingat dan diungkapkan kembali, bila kita membuat peta
konsepnya. Peta konsep memudahkan kita memahami berbagai konsep
tentang ciri-ciri dan cara perkembangbiakan makhluk hidup. Berikut adalah
peta konsep tentang penggolongan hewan.
D. Kesalahan Konsep Ciri-ciri dan Cara Perkembangbiakan
Makhluk Hidup
Kesalahan-kesalahan yang sering terjadi dalam memahami konsep
hubungan makhluk hidup dengan lingkungannya tidak banyak ditemui. Hal ini
disebabkan banyak objek-objek konkret yang ada di lingkungan sekitar kita
yang dapat dijadikan contoh atau model untuk lebih memahami tentang
konsep di atas.
1. Siswa-siswi kelas awal menganggap bahwa tumbuhan merupakan benda
mati bukan benda hidup.
2. Siswa-siswi sulit memahami bahwa tumbuhan bergerak, bernapas, dan
memerlukan makanan.
3. Siswa-siswi mengalami kesulitan tentang perkembangbiakan vegetatif pada
hewan.
4. Siswa-siswi mengalami kesulitan tentang perkembangbiakan generatif pada
tumbuhan.
E. Best Practice Pembelajaran Materi Ciri-ciri dan Cara
Perkembangbiakkan Makhluk Hidup : Strategi Pembelajaran
dan Contoh RPP
Strategi pembelajaran merupakan penerjemahan teori mengajar
menjadi rumusan tentang cara mengajar yang harus ditempuh dalam situasisituasi
khusus
atau
dalam
keadaan
tertentu
yang
spesifik.
Adapun salah satu contoh Rencana Pelaksanaan Pembelajaran
materi ciri-ciri dan cara perkembangbiakkan makhluk hidup adalah sebagai
berikut :
Kompetensi Dasar
Menggolongkan hewan berdasarkan jenis makanan dan ada tidaknya tulang
belakang.
Indikator
Siswa-siswi dapat :
1. Menggolongkan berbagai jenis hewan berdasarkan ada tidaknya tulang
belakang.
2. Menggolongkan hewan tulang belakang (Vertebrata) berdasarkan ciri-
cirinya.
3. Menjelaskan contoh berbagai hewan vertebrata.
4. Menjelaskan contoh berbagai hewan avertebrata.
Waktu
2 x 50 menit
Materi Pokok
Pembelajaran materi penggolongan hewan berdasarkan ada tidaknya tulang
belakang.
1. Hewan bertulang belakang (vertebrata)
a. Bangsa ikan
b. Bangsa amfiibi
c. Bangsa reftil
d. Bangsa burung
e. Bangsa hewan menyusui (mamalia)
2. Hewan tidak bertulang belakang (avertebrata)
Alat dan Bahan Pembelajaran
1. Lembar kegiatan tentang penggolongan hewan vertebrata dan avertebrata.
2. Lembar uraian materi tentang penggolongan hewan vertebrata dan
avertebrata.
3. Lembar powerpoint penggolongan hewan vertebrata danavertebrata.
4. Lembar penilaian.
5. Alat : LCD dan computer (disiapkan guru sendiri)
Contoh Rencana Pelaksanaan Perkuliahan
Waktu Langkah perkuliahan Metode Bahan
1’
4’
3’
5’
2’
Kegiatan Awal
1. Guru menunjukkan
berbagai gambar hewan.
2. Berdasarkan gambar
diatas, identifikasi
berbagai jenis hewan yang
ada berdasarkan
persamaan dan perbedaan
ciri-cirinya?
3. Siswa-siswi diberikan
kesempatan untuk
mengungkapkan
pendapatnya tentang
gambar di atas?
4. Guru menyampaikan
pentingnya pembelajaran
ini.
5. Guru menyampaikan
langkah-langkah
Pesentasi
Tanya jawab
Tanya jawab
Presentasi
Presentasi
Slide powerpoint
Slide powerpoint
2
Slide powerpoint
3
pembelajaran yang akan
dilakukan.
5’
50’
25’
15’
8’
Kegiatan Inti
1. Guru membagi peserta
didik menjadi 8 kelompok.
2. Siswa-siswi berdiskusi
kelompok untuk
membahas tentang materi
penggolangan hewan
berdasarkan ada tidaknya
tulang belakang dengan
panduan LK
penggolongan hewan
vertebrata dan avertebrata.
3. Setiap kelompok
mempresentasikan hasil
diskusi, kelompok yang
lain menanggapi.
4. Guru memberikan
penguatan dengan
menggunakan media
berbagai gambar tentang
penggolongan hewan
berdasarkan ada tidaknya
tulang belakang.
Kegiatan Akir
1. Guru memberikan
kesempatan kepada siswasiswi
untuk melakukan
refleksi mengenai
Diskusi kelompok
Presentasi
Presentasi
Presentasi
LK 1 dan Uraian
Materi
penggolongan
hewan
berdasarkan ada
tidaknya tulang
belakang.
Kertas plano dan
spidol
Slide powerpoint
4
Kertas plano dan
spidol
perkuliahan tentang
penggolongan hewan
berdasarkan ada tidaknya
tulang belakang.
2. Guru memberikann tes
tulis.
Tes tulis
Penilaian 1
2’ Kegiatan Tindak Lanjut
3. Dosen memberikan tugas
mencari contoh hewan
vertebrata dan avertebrata
yang ada dilingkungan
sekitar mereka.
Penugasan
F. Contoh Media dan Alternatif Media
Media pembelajaran atau alat bantu pembelajaran sangat penting
dalam proses belajar mengajar. Melalui media atau alat bantu pembelajaran
akan membantu peserta didik dalam memamahami materi yang diajarkan.
Oleh sebab itu menentukan media sangat penting dan tidak bisa asal-asalan,
karena merupakan salah satu faktor penentu keberhasilan peserta didik dalam
memahami materi yang diajarkan.
Berikut ini adalah gambar yang dapat digunakan untuk membantu
peserta didik dalam memahami meteri penggolongan hewan.
Alternatif media yang dapat digunakan adalah dengan melakukan
observasi di lingkungan sekitar atau lebih dikenal dengan pembelajaran di luar
ruangan. Beberapa di antaranya adalah :
1. Mengajak siswa-siswi keluar ruangan kelas kita, kira-kira 10 menit untuk
mengidentifikasi makhluk hidup dan makhluk tak hidup.
2. Kunjungan singkat ke lingkungan sekolah untuk mengumpulkan data
pengamatan atau berwawancara dengan masyarakat tentang topik-topik
yang sedang dipelajari.
3. Memberikan tugas siswa-siswi untuk mengunjungi ahli tertentu (misalnya
penanam bunga) untuk mendapatkan data-data yang dibutuhkan.
4. Kunjungan setiap minggu oleh kelompok siswa untuk mendapatkan
kumpulan data proyek.
5. Widya wisata pada hari tertentu misalnya untuk mengunjungi kebun
binatang atau kebun raya.
6. Kemah wisata, kunjungan beberapa hari ke suatu tempat (berkemah) untuk
mempelajari berbagai hal.
G. Contohh Penilaian Pembelajaran Materi Ciri-ciri dan Cara
Perkembangbiakan Makhluk Hidup
Penilaian adalah suatu proses berkelanjutan tentang pengumpulan
dan penafsiran informasi untuk menilai kepututsan-keputusan yang dibuat
dalam merancang suatu sistem pembelajaran. Rumusan diatas mempunyai
implikasi sebagai berikut.
Penilaian adalah suatu proses yang terus-menerus, bukan hanya
pada akhir pembelajaran. Penilaian dimulai sebelum dilaksanakannya
pembelajaran sampai berakhirnya pembelajaran. Adapun proses penilaian
senantiasa diarahkan ke tujuan tertentu, yakni untuk mendapatkan jawabanjawaban
tentang bagaimana memperbaiki pembelajaran. Berikut ini contoh
penilaian pada konsep pembelajaran penggolongan hewan berdasarkan ada
tidaknya tulang belakang.
1. Klasifikasikan berbagai jenis hewan berikut ini berdasarkan ada tidaknya
tulang belakang?
a. Gajah
b. Cicak
c. Ular
d. Ikan mas
e. Katak
f. Burung merpati
g. Belalang
h. Cumi-cumi
i. Kupu-kupu
j. Siput
2. Jelaskan ciri-ciri ikan! Sebutkan 5 contoh jenis ikan?
3. Mengapa kata disebut hewan amfibi?
4. Apakah ciri-ciri utama hewan mamalia? Sebutkan contoh hewan mamalia?
5. Jelaskan ciri-ciri reptil! Sebutkan 3 contoh jenis reptil?
6. Jelaskan ciri-ciri burung! Sebutkan 5 contoh jenis burung?
7. Sebutkan 5 jenis hewan avertebrata yang sering dujumpai dilingkungan
sekitar kalian?
Adapun penilaian kinerja pada materi ini dapat dilakukan dengan
penilaian kinerja diskusi kelompok LK 1 yang telah dilakukan.
No
KomponenPenilaian
Nilai Akhir
Sangat Baik Baik Cukup Kurang
1. Keaktifan masingmasing
siswa-siswi
dalam mengerjakan
tugas kelompok.
2. Pembagian tugas
masing-masing
individu dalam
presentasi
kelompok.
3. Keaktifan masingmasing
individu
dalam presentasi
kelompok.
4. Keaktifan masingmasing
individu
dalam menjawab
pertanyaan diskusi.
Adapun penilaian hasil karya kelompok pada materi ini dapat
dilakukan dari laporan hasil kerja kelompok yang telah dibuat.
No
KomponenPenilaian
Nilai Akhir
Sangat Baik Baik Cukup Kurang
1. Kelengkapan tugas
kelompok.
2. Pembuatan laporan
hasil kerja tersusun
dengan rapid an
berurutan.
3. Laporan hasil karya
disusun menarik.
4. Menggunakan gaya
bahasa yang mudah
dipahami.
Skor terentang antara 10-100
Tingkat Pencapaian Kualifikasi
90-100
80-89
65-79
55-64
Sangat Baik
Baik
Cukup
Kurang
BAB III
PENUTUP
A. Kesimpulan
1. Ciri-ciri makhluk hidup memerlukan makanan, bergerak, mengalami
pertumbuhan, berkembangbiak, bernapas, melakukan metabolisme,
menerima dan menanggapi rangsang, evolusi dan organisasi kehidupan
yang rumit.
2. Reproduksi pada tumbuhan yaitu reproduksi vegetatif (aseksual) dan
reproduksi generatif (seksual).
3. Perrkembangbiakan hewan ada dua cara yaitu secara seksual dan aseksual.
4. Konsep-konsep yang terdapat pada penggolongan hewan adalah sebagai
berikut : Mamalia, burung, serangga, ikan, reptil, tumbuhan.
5. Fakta-fakta yang ada pada materi penggolongan hewan : ikan berenang di
air, burung bertengger dipohon, serangga selalu menghampiri bunga,
kerbau makan rumput, dan ayam makan rumput.
6. Prinsip yang ada pada materi penggolongan hewan : herbivora, karnivora,
omnivore, avertebrata, dan vertebrata.
7. Dengan peta konsep memudahkan kita memahami berbagai konsep tentang
ciri-ciri dan cara perkembangbiakan makhluk hidup.
8. Pengajar harus banyak memberikan contoh-contoh perkembangbiakan
vegetatif, pada hewan menggunakan media gambar sehingga mudah
dipahami oleh peserta didik.
B. Saran
Dengan penyusunan makalah ini, penulis berharap pengetahuan
mengenai ciri-ciri makhluk hidup dapat bertambah dan dapat diaplikasikan
dalam kehidupan sehari-hari serta bisa mengajarkannya kepada yang belum
mengetahui atau pada adik-adik kita atau sesama teman.
Penulis juga mengharapkan kritik dan saran yang dapat
membangun dan lebih baik lagi dalam penyusunan makalah ini.
DAFTAR PUSTAKA
Haryanto. 2006. Sains untuk Sekolah Dasar Kelas III. Jakarta: Erlangga.
Ikhwan, dkk. IPA Terpadu. Solo: Sindhunata.
Purwoko, dkk. 2009. IPA Terpadu SMP Kelas VIII, Jakarta: Yudhistira.
Sugeng dan Lina Agustina. IPA Terpadu. Klaten: Sekawan Klaten.
Sugianto, Agus. dkk. 2009. Pembelajaran IPA MI. Surabaya: AprintA.
Zein, Zulfikar dan Asep Rahman. 2009. Mengenal Alam IPA untuk SD/MI kelas
III. Jakarta: Pusat Perbukuan Departeman Pendidikan Nasional.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
CIRI-CIRI MAKHLUK HIDUP DAN CARA PERKEMBANGBIAKANNYA
CIRI-CIRI MAKHLUK HIDUP DAN CARA PERKEMBANGBIAKANNYA Disampaikan Untuk Memenuhi Tugas Mata Kuliah Pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam...
-
PEMBELAJARAN MATERI PEMBUATAN MAKANAN PADA TUMBUHAN HIJAU KATA PENGANTAR Puji syukur kami samp...
-
ASPEK PERKEMBANGAN ANAK (KECERDASAN MAJEMUK) (Diajukan untuk memenuhi tugas mata kuliah Psikologi Perkembangan Anak) ...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar